Tampilkan postingan dengan label Buku seri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku seri. Tampilkan semua postingan

Allegiant (Buku 3 Divergent Trilogy 1-3)



Allegiant


No. ISBN            : 9789794338377
Penulis               : Veronica Roth
Penerbit             : Mizan Fantasi
Tanggal terbit     : Mei - 2014
Jumlah Halaman   : 496
Jenis Cover         : Soft Cover
Kategori             : Fantasi
Text                  : Bahasa Indonesia ··

SINOPSIS BUKU
Bagaimana bila seluruh hidupmu adalah dusta? Dan satu kebenaran—seperti satu pilihan—mengubah semua yang kau percaya? Tak ada lagi faksi, tak ada lagi panduan, hanya ingatan akan pengkhianatan. Tirani lain mengancam, para factionless yang selama ini terbuang mengambil alih kekuasaan. Tris ingin ke luar batas kota dengan Tobias, bebas dari dusta dan prasangka. 

Tetapi realitas baru mengubah hati orang-orang yang dicintai Tris. Sekali lagi Tris harus berjuang untuk memenangkan hati mereka. Perjuangan yang menuntut semua keberanian, kesetiaan, pengorbanan, dan cintanya. Allegiant, pamungkas Trilogi Divergent yang dinanti-nanti oleh jutaan pembaca di dunia setelah Divergent dan Insurgent.

Roth mengguncang pembaca dengan kisahnya. Menggetarkan jantung.... Akhir trilogi yang menakjubkan.”  —Publisher Weekly


Keunggulan buku ini:
1. Best Science Fiction 2014 Goodreads Choice Award
2. Akan difilmkan. Film buku pertama sangat sukses
3. Bagian dari Divergent Trilogy yang fenomenal

Insurgent (Buku 2 Divergent Trilogy 1-3)



Insurgent


Penulis             : Veronica Roth
Penerbit           : Mizan Fantasi
Tanggal terbit   : Januari - 2013
Jenis Cover       : Soft Cover
Kategori           : Fantasi
Text                : Bahasa Indonesia ··


SINOPSIS BUKU

"Satu pilihan bisa mengubahmu, atau justru menghancurkanmu."

Konsekuensi pilihan yang diambilnya membuat Tris terjebak dalam faksi pengkhianat yang membunuh keluarganya. Kini, Tris harus mencoba menyelamatkan orang-orang yang disayanginya, juga dirinya sendiri, sementara benaknya dikacaukan oleh berbagai pertanyaan tentang kesetiaan, identitas, dan pengampunan.

Ketika ancaman perang dan perpecahan faksi semakin mengancam, Tris harus memutuskan, tetap pada identitasnya sebagai Dauntless atau memunculkan dirinya yang sejati. Sebagai Divergent. Sebuah identitas yang dianggap berbahaya dan dihindari semua faksi.

Lanjutan seri Divergent yang menjadi Best Fantasy Book di Goodreads Choice Award ini tak mengecewakan pembaca. Seru, menegangkan, namun juga dibumbui dengan kisah cinta, patah hati, dan filosofi menggugah tentang manusia dan kehidupan.

"Sekuel yang adiktif, dengan ending yang membikin penasaran. Pembaca akan tidak sabar menunggu kelanjutannya."    —Kirkus Reviews


"Roth tahu bagaimana caranya menulis. Kisah cintanya, plot yang penuh twist dan setting yang mengesankan akan memikat penggemar yang sudah jatuh cinta pada buku pertama."  —Publishers Weekly

RESENSI TERKINI
Oleh : douglassthomas

Keadaan yang kacau balau membuat Tris, Four dan yang lainnya melarikan diri ke markas amity.
Di markas amity, mereka tidak diperbolehkan memegang senjata (karena amity adalah faksi yang cinta damai).
Ya, kebijakan itu dibuat oleh amity demi terjaganya kedamaian di markasnya sendiri.

Amity adalah tempat yang dianggap sangat tidak cocok oleh Tris.
Tentu saja, dirinya adalah seorang Dauntless.
Dauntless sangat dekat dengan kekerasan.
Itu sangat bertolak belakang dengan Amity yang sama sekali melarang kekerasan.

Pada satu kesempatan Tris harus berada di markas Candor.
Ia harus jujur. atau tepatnya dipaksa untuk jujur.
serum yang dimiliki Candor membuat seorang berkata jujur.
Tris yang adalah divergent seharusnya bisa melawan efek serum.
tapi ketakutannya pun tetap terbongkar.
Ia takut akan Four aka Tobias.

Tris berkesempatan bertemu dengan Jeanine.
Terungkapnya jati diri Tris sebagai divergent membuat Tris sebagai kelinci percobaan Jeanine.
Tris yang seharusnya mati ternyata di selamatkan oleh Peter. Orang yang sangat dibenci oleh Tris.

Four dan dua orang lagi menjadi pemimpin Dauntless yang baru.
mereka membuat perjanjian untuk bekerjasama dengan Factionless guna menghancurkan Erudite.

Faksi-faksi akan lenyap.

Tris yang sangat cinta pada Four harus menghadapi dua pilihan.
Mengikuti Four dan kawan-kawannya yang tindakannya bisa menghancurkan semua faksi.
Atau membantu marcus yang berarti menentang Four, cintanya.

Factionless berhasil berjaya dengan terbunuhnya Jeanine.
Video yang dengan misterius muncul di hadapan para Dauntless dan Factionless memunculkan satu nama yang menjadi misteri.

***

Insurgent yang adalah lanjutan dari Trilogy Divergent ini adalah buku yang sangat bagus.
Nyaris di setiap bagiannya adalah klimaks.
Ya, ini membuat setiap bagian menjadi tegang.

Roth sangat baik dalam penggambaran cerita.
imajinasi saya berenang dengan mudahnya saat membaca buku ini.
saya bisa memvisualisasikan setiap adegan dengan mudah.

Alur cerita sangat baik dan penuh pengungkapan misteri.

pembaca ditempatkan pada posisi Tris yang harus memilih apakah harus setia pada cintanya meskipun ia tahu bahwa cintanya itu melakukan kesalahan dan setiap resiko yang akan terjadi.
atau berbelot dan tetap menegakkan kebenaran?

saya sangat merekomendasikan buku ini. apalagi jika anda sudah membaca seri pertamanya Divergent.
bagaimana tidak? akhir cerita seri divergent saja membuat penasaran.
terlebih lagi akhir dari cerita dari seri Insurgent ini.
menegangkan dan penuh misteri.

coba saja baca dan rasakan sensasinya sendiri


Sumber: Klik disini!

Divergent (Buku 1 Divergent Trilogy 1-3)



Divergent 


No. ISBN          : 9789794336977
Penulis             : Veronica Roth
Penerbit           : Mizan Fantasi
Tanggal terbit  : Mei - 2012
Berat Buku      : 400 gr
Jenis Cover      : Soft Cover
Kategori          : Fantasi
Text                : Bahasa Indonesia ··


SINOPSIS BUKU
Satu pilihan, menentukan apa yang harus kau percaya
Satu pilihan, memastikan siapa yang kau turuti, selamanya

Chicago, usai perang nuklir yang menghancurkan dunia. Pada usia 16, setiap orang harus mengambil pilihan yang akan menentukan seluruh jalan hidupnya.

Beatrice memilih meninggalkan Faksi Abnegation yang tanpa pamrih untuk bergabung dengan para pemberani di Faksi Dauntless. Meninggalkan orangtuanya, membuang namanya untuk hidup bersama faksi yang baru. Beatrice menjadi Tris, berharap menemukan jati dirinya bersama para Dauntless. Namun, Tris harus lulus inisiasi terlebih dulu agar bisa diterima. Tak ada jalan kembali. Tak lulus inisiasi berarti Tris akan bergabung dengan orang-orang yang terbuang. Hidup menggelandang.

Berhasilkah ia bertahan di komunitas yang kadang kebrutalan dianggap sama dengan keberanian?

***
"Petualangan mendebarkan tentang cinta dan kesetiaan dengan setting yang ekstrem dan menantang."
—Barnes and Noble

"Menegangkan. Dikisahkan dengan cerdas dan penuh aksi. Kau akan terjaga semalaman membacanya."
—BookPage

RESENSI TERKINI
Oleh : Hanivadien

Sistem pemerintahan Chicago berubah akibat perang nuklir yang menimbulkan kehancuran dunia. Semua yang telah berusia 16 tahun diwajibkan untuk memilih faksi/kelompoknya sendiri. Faksi Amity bagi mereka yang mencintai kedamaian dengan simbolnya yaitu pohon, Faksi Erudite bagi mereka yang haus akan ilmu dan tidak tahan dengan ketidaktahuan, bersimbol Mata. Faksi Candor bagi mereka yang menghargai kejujuran dan membenci kebohongan, bersimbol Timbangan. Faksi Abnegation bagi mereka yang tidak pernah egois, bersimbol dua tangan menengadah keatas. Dan yang terakhir adalah Faksi Dauntless bagi mereka para pemberani, bersimbol lingkaran dengan nyala api.

Beatrice Prior. Gadis kurus, pendek yang telah mencapai usia 16 tahun dan berasal dari Abnegation. Tumbuh di lingkungan Abnegation, Beatrice diajarkan untuk tidak egois dan menolong sesama tanpa pamrih. Namun, Beatrice tidak merasa cocok dan yakin dengan kehidupan yang diajarkan oleh orang tuanya. Berbeda dengan Caleb, kakaknya yang tidak egois dan selalu mementingkan orang lain. 

Sebelum upacara pemilihan, Beatrice harus menjalani sebuah tes. Aptitude test. Hasil tes Beatrice menunjukkan bahwa dia memiliki 3 sifat faksi yaitu Abnegation, Erudite dan Dauntless. Yang bisa juga disebut dengan Divergent. Tori (pengawas test Beatrice) memutuskan akan menghapus hasil tes Beatrice dan menggantinya dengan Abnegation. Karena menjadi Divergent adalah suatu hal yang berbahaya, Tori pun menasehati untuk menyimpan rahasianya rapat rapat. 

Upacara pemilihan tiba, Beatrice dikagetkan dengan keputusan Caleb untuk pindah faksi ke Erudite. Beatrice pun memutuskan untuk meninggalkan Abnegation dan pindah faksi ke Dauntless. Meski merasa bersalah kepada kedua orang tuanya, Beatrice sama sekali tidak menyesali keputusannya.

Di Dauntless, Beatrice memutuskan untuk mengubah identitasnya menjadi Tris. Menjadi seorang anggota resmi Dauntless, Tris harus mengikuti serangkaian tes inisiasi yang keras, brutal dan sadis. Tris hanya memiliki 2 pilihan, maju atau mundur. Apabila ia mundur, ia akan menjadi gelandangan tidak memiliki faksi. Tris harus kerja keras untuk bisa lolos tes inisiasi yang brutal dan tak kenal ampun

*****

Pertama kali membaca buku Veronica Roth yang langsung membuatku terkagum kagum. Awal membaca buku ini sedikit mengingatku dengan The Hunger Games dan Harry Potter. Tidak semuanya sih, beberapa bagian yang 'juga ada' di kedua seri tersebut. Namun, harus aku bilang aku lebih menyukai ini dibanding The Hunger Games. 

Sebenarnya dari awal aku jatuh hati dengan Caleb, aku rasa bakal ada 'something' di dalam dirinya (Ternyata bener kan dia malah pindah faksi hehe :p) Tapi ternyata, di pertengahan buku Caleb tidak diceritakan banyak yang membuatku move on kepada Four aka Tobias. Four ini adalah instruktur training Tris yang digambarkan 'cold' dan akhirnya juga jadi pacar Tris ^^. 

Membaca buku ini membuatku kembang kempis, karena setiap halaman mengandung hal hal yang tak terduga. Semua karakternya oke. Aku suka persahabatan Tris dengan Christina & Will. Begitu pula dengan hubungan Tris-Four dan Tris dengan ibunya. Secara keseluruhan, buku ini benar benar memenuhi ekspektasiku dan aku dengan senang hati akan membaca buku selanjutnya. ( Dan tentu saja menonton filmnya!)

"Becoming fearless is not the point. That's Impossible. It's learning how to control your fear, and how to be free with it."- Divergent, Veronica Roth

"Sometimes crying or laughing are the only options left, and laughing feels better right now." - Divergent, Veronica Roth

Sumber: 1, 2

Diberdayakan oleh Blogger.

O.W.L

O.W.L
Selamat Datang di Perpustakaanku -OWL

Twitter KPP !!

Pengikut